Menurut mbak-mbak pemandu di sana yang menjelaskan, gereja ayam ini tak hanya di khususkan untuk satu agama saja, tetapi juga untuk semua agama lain, jadi yang datang ke sini tak hanya umat kristiani saja, agama lainpun di perbolehkan untuk melihat-lihat suasana di tempat ini.
Kenapa di sebut dengan gereja ayam, sebetulnya ini adalah bentuk burung merpati yang memakai mahkota, karena merpati adalah lambang perdamaian, tapi penduduk sekitar menyebutnya gereja ayam, karena sepintas memang mirip juga dengan ayam.
Lokasinya berada di desa Karangrejo, kecamatan Borobudur Magelang Jawa Tengah. Gereja ayam ini di bangun sekitar tahun 1990, tempatnya asri dan adem dengan latar belakang bukit manoreh, ke inget sinetron Indosiar 😁.
Dalam bangunan gereja ayam ini terdapat tujuh lantai dan tiap lantai mempunyai fungsi masing-masing, ada yang berfungsi sebagai museum lukisan, hasil karya mantan pecandu narkoba dan sebagainya, mereka di didik dan di rehabilitasi, setelah keadaan membaik mereka melukis untuk menyalurkan hasrat dan hobi, beberapa karya mereka di pajang di salah satu lantai.
Di lantai paling atas pada bagian puncaknya, pengunjung bisa berfoto, tapi hanya di beri waktu selama tiga menit saja bergantian untuk setiap rombongan, pada bagian puncaknya, ada salah satu adegan antara Rangga dan Cinta dalam film AADC 2, soalnya tempatnya emang indah, bersih dan sejuuk banget, suasananya cocok dan mendukung buat adegan romantis.. hehehe, bisa liat sunset dan sunrise juga kalau lagi gak berkabut👇.
![]() |
| Foto nya pada burem |
Fasilitas di gereja ayam sendiri tak hanya tempat beribadah saja, di sini juga terdapat kafe dengan pemandangan alam yang sangat indah walau sedikit tertutup kabut, ada juga toko khusus yang menjual cinderamata, pengunjung bisa membeli oleh-oleh khasnya di tempat ini.
Tiket masuk sebesar Rp 25 ribu perorang, itu termasuk tiket naik kendaraan dan tiket masuk dalam gereja, ada mobil khusus mengangkut penumpang ke atas bukit, karena ketinggian bukit cukup tajam kalau di lalui dengan berjalan kaki walaupun jaraknya gak jauh, sedang tip untuk mbak dan mas pemandunya bisa kalian sesuaikan, kita juga dapat snack singkong goreng gratis, udah termasuk yang di tiket tadi, tapi gak dapet minum ya lur, kalau mau ngafe ya bayar sendiri he..
Singkat cerita sekitar satu jam berada di atas, rombongan kamipun turun, saat turun kita menunggu di toko souvernir tadi, siapa tau ada yang mau belanja oleh-oleh, nanti mobil yang mengantar kita tadi akan membawa turun kembali dari atas, jangan lupa kasih tip buat mbak pemandu nya tadi yah 👍.
Salam toleransi.





